Welcome To SMKN 3 KUNINGAN

SMK Negeri 3 Kuningan adalah satu - satunya Sekolah Menengah Kejuruan yang berstatus RSBI ( Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ) yang berdomisili di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat dan didukung oleh suasana alam yang kondusif

Halaman SMKN 3 KUNINGAN

Ini merupakan gambar atau foto Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Kuningan, Dari sini terlihat jelas suasana Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Kuningan yang Aman, Sehat, Rindang, Indah.

Logo SMKN 3 KUNINGAN

Ini adalah Logo SMKN 3 Kuningan

MultiMedia Digital Studio

Di Sini melayani berbagai pesanan hasil MultiMedia seperti :PIN Bross, ID Card, Card Member, Video Shooting Transfer, Digital Printing, Foto Editing, Cetak Kartu Nama. Silahkan Hubungi Hot Line : 085 224 70 80 88

Branda Blog | Blog Pengembang

Branda Blog.... Admin dari Blog inilah yang membuat Blog Mading Stemga ini, dan beberapa POST-nya juga ada yang diambil dari Branda Blog, Silahkan Kunjungi Branda Blog ^_^

Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Oktober 2011

Tak Hapal Sumpah Pemuda, Anggota Dewan Nyaris Dihakimi

Naskah Sumpah Pemuda yang tercetak salah (Foto: Nurui A/Okezone)
Naskah Sumpah Pemuda yang tercetak salah | BrandaMaster
MALANG- Seorang anggota dewan yang mengaku memiliki inteletual tinggi, ternyata tidak selalu sesuai dengan harapan. Seperti hari ini, anggota dewan nyaris dihakimi massa karena tidak hapal isi sumpah pemuda.

Ini terjadi saat salah seorang anggota dari DPRD Kota Malang menemui ratusan mahasiswa yang tengah demo refleksi sumpah pemuda di halaman Gedung DPRD Kota Malang, Jumat (28/10/2011).

Massa sebelumnya terlibat aksi saling dorong dengan polisi akibat dilarang masuk kantor dewan. Untuk menenangkan massa, Anggota Dewan dari Fraksi PAN Subur Trino menemui massa. Sembari berdialog, Subur membacakan isi sumpah pemuda di hadapan mahasiswa.

Nahasnya, Subur salah membaca urutan teks sumpah pemuda. Alinea mengenai bahasa persatuan dibacakan pada bagian kedua, sedangkan alinea kedua yang seharusnya berbangsa satu menjadi bertanah air satu.

Sumpah serapah langsung muncul sebagai bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap Subur. Massa pun semakin tak terkendali, beruntung korlap aksi langsung mengambil alih dan meminjamkan teks sumpah pemuda kepada anggota dewan ini.

Aksi demo ratusan mahasiswa di bawah bendera Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini menuntut ketegasan pemerintah dalam menyejahterakan kehidupan masyarakat.

Secara keseluruhan aksi ini berlangsung damai, namun sempat diwarnai aksi saling dorong mahasiswa dengan polisi saat mahasiswa ngotot menerobos masuk gerbang pagar gedung dewan untuk menemui para wakil rakyat.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More